Selasa, 04 Mei 2010

1. Teori Evolusi Adalah Teori Ilmiah


“Teori evolusi menyatakan bahwa makhluk hidup di muka bumi tercipta sebagai akibat dari peristiwa kebetulan dan muncul dengan sendirinya dari kondisi alamiah.”

Kalimat di atas adalah kutipan dari tulisan Harun Yahya dalam “Runtuhnya Teori Evolusi Dalam 20 Pertanyaan.” Bab pertama, alinea pertama, baris pertama, kalimat pertama, dan... sudah salah sejak awal. Teori evolusi bukanlah teori yang membahas tentang asal mula atau penciptaan makhluk hidup. Teori evolusi adalah teori yang membahas asal keanekaragaman makhluk hidup (origin of species). Teori yang membahas asal mula makhluk hidup adalah teori abiogenesis modern (origin of life). Bahkan di awal saja kita sudah menemukan kesalahan mendasar!

Teori evolusi sendiri bukanlah propaganda dari pandangan materialis. Sama halnya dengan teori-teori ilmiah lain, dan sains pada umumnya, teori evolusi tidak membicarakan Tuhan. Mengapa? Karena tidak ada cara ilmiah untuk membuktikan keterlibatan Tuhan dalam hal ini. Teori evolusi tidak membantah, tidak juga membenarkan keberadaan Tuhan. Apa yang dibantah oleh teori evolusi adalah bahwa makhluk hidup tercipta secara langsung, dalam wujud mereka hari ini.

Evolusionis bukanlah hanya bagi mereka yang menolak keberadaan Tuhan, mereka hanya orang-orang yang mencoba mencari jawaban ilmiah mengenai asal-usul keanekaragaman makhluk hidup. Tidak ada masalah apakah mereka atheis, theis, ataupun agnostik, karena sains menggunakan pandangan naturalis, bukan pandangan filosofis agama tertentu semata. Seorang ilmuwan memisahkan antara sains dan agama, mereka tidak membahas agama dari sudit pandang mereka sebagai ilmuwan. Seorang ilmuwan menggunakan pandangan naturalisme dalam pekerjaan mereka, dan dalam hidup sehari-hari mereka bisa menggunakan panangan filosofis agama mereka.

Ide mengenai evolusi sendiri bukan dimulai sejak Charles Darwin mengemukakan teorinya. Pemikiran tentang evolusi sudah berusia jauh lebih tua lagi. Anaximander dari Yunani, Zhuang Zi dari China, dan biologis Arab Al-Jahiz sudah menyampaikan ide awal mereka tentang evolusi. Darwin adalah orang pertama yang menjelaskannya secara ilmiah dan lebih mendetail.

Dan teori ini telah diakui sebagai teori ilmiah, bahkan menjadi salah satu bagian dari cabang biologi, yakni biologi evolusioner. Teori ini didukung oleh berbagai bidang lain, bahkan yang belum ada di masa Darwin. Berbeda dengan klaim Harun Yahya, kenyataannya adalah berbagai bidang ilmu lain seperti paleontologi, biokimia atau genetika justru mendukung teori evolusi. Teori evolusi tidak menemui ajal seperti klaimnya, melainkan justru semakin kukuh dan semakin mampu menjelaskan berbagai pertanyaan mengenai makhluk hidup, meski tentu saja masih amat banyak pertanyaan yang harus dijawab. Bertolak belakang dengan 'teori penciptaan', yang hingga hari ini masih dianggap sebagai pseudo sains.

Usaha untuk membuktikan proses evolusi secara langsung tentu saja merupakan hal yang amat sulit, terlebih karena umumnya proses perubahan ini bersifat berangsur dan memakan waktu panjang. Namun dalam bentuk lain, ilmuwan telah membuat molekul yang meniru bentuk kehidupan, yang memiliki kemampuan untuk menyalin (menggandakan) diri sendiri, dan mampu berevolusi (http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/217054.stm ).

Satu hal yang tidak dibahas Harun Yahya adalah bentuk kehidupan awal amatlah berbeda dengan bentuk kehidupan paling sederhana yang kita kenal sekarang. Bahkan makhluk hidup bersel satu awal pun tidaklah harus sekompleks amuba atau makhluk bersel satu lainnya. Dan proses abiogenesis (yang dibahas dalam teori abiogenesis modern – bukan teori evolusi!) tidaklah secara langsung membentuk makhluk besel satu, melainkan molekul sederhana seperti RNA.

Dan bicara soal kompleksitas DNA, kenyataannya adalah bahwa tidak semua bagian dari DNA itu yang berguna untuk menyandi protein. Bukan hal aneh jika sebagian besar dari untaian DNA terdiri dari apa yang disebut ‘junk DNA’. Seberapa kecil genom yang masih bisa menjalankan fungsinya dalam kehidupan? Saat ini bakteri bernama ilmiah Carsonella ruddii adalah pemegang rekor dengan 159,662 huruf (base pair/pasangan basa), dan hanya 182 gen penyandi protein. Ini berbeda amat jauh dengan manusia, yang memiliki sekitar 3 juta pasangan basa. Ini menunjukkan hanya sebagian kecil dari bagian molekul yang diperlukan untuk membentuk kehidupan.

Lalu, kenapa ‘teori’ penciptaan tidak diterima? Sederhana saja, karena ‘teori’ penciptaan tidak ilmiah dan tidak memberi penjelasan ilmiah apapun. Itu bahkan tak bisa dikatakan sebuah ‘teori’, namun lebih cocok dikatakan opini. Opini penciptaan tidak didasari fakta dan bukti ilmiah, melainkan semata bergantung pada iman. 'Tuhan menciptakannya' bukanlah satu penjelasan yang bisa diterima secara ilmiah. Sementara sains tidak berbicara tentang kepercayaan, tapi pengujian dan pembuktian.

Beranjak ke bahasan selanjutnya, yakni tentang fosil. Sebelumnya, kita harus sadar dulu bahwa sebagian besar makhluk hidup tidak berubah menjadi fosil saat mereka mati. Umumnya fosil terbentuk saat makhluk hidup (atau mati) terjebak dalam lumpur dan jasadnya terjebak dalam endapan lumpur, yang kemudian mengeras dan membatu, menyelubungi makhluk tersebut. Ini berarti bahwa saat kita menemukan fosil dari makhluk di masa lalu, sebenarnya itu sudah merupakan suatu keberuntungan. Dan bisa dikatakan amat mustahil untuk menemukan fosil secara lengkap dari satu makhluk ke makhluk berikutnya.

Namun di sisi lain, kita bisa temukan bahwa makhluk-makhluk di masa lalu umumnya berbeda, dan relatif lebih sederhana ketimbang makhluk hidup di masa kini. Selain itu kita juga bisa temukan petunjuk dari temuan fosil-fosil terbaru. Misal Odontochelys semitestacea, fosil kura-kura tertua yang ditemukan saat ini, memiliki lapisan keras pada bagian perut, namun belum memiliki tempurung di punggungnya, mendukung teori bagaimana tempurung kura-kura terbentuk. Atau Gerobatrachus hottoni, kodok purba yang memiliki karakteristik salamander, mengindikasikan kodok dan salamandaer memiliki moyang bersama. Atau Triadobatrachus, katak yang lebih modern namun masih memiliki tulang ekor dan bukan makhluk pelompat, mengindikasikan evolusi kodok dimana setidaknya tulang ekor mereka menyusut dari waktu ke waktu (ini berbeda dengan kecebong yang tidak memiliki tulang ekor).

Jadi, bertolak belakang dengan klaim Harun Yahya, kenyataannya adalah bahwa makhluk hidup di masa lalu memiliki karakteristik yang berbeda dengan makhluk di masa kini. Tentu saja ada beberapa makhluk yang relatif tidak berubah dalam jangka waktu amat panjang, namun itu sama sekali tak membantah teori evolusi (dan akan dibahas di bab selanjutnya).

Sebagai penutup, sekali lagi kita garisbawahi, teori evolusi tidak bicara tentang asal-usul kehidupan. Teori evolusi bicara tentang asal mula keanekaragaman makhluk hidup, bagaimana makhluk hidup bisa begitu beraneka ragam dan berbeda satu sama lainnya. Bagaimana asal kehidupan, bukanlah bahasan teori evolusi. Nampaknya seorang Harun Yahya bahkan tidak mampu membedakan antara teori evolusi (origin of species) dengan teori abiogenesis modern (origin of life)!

Pranala:
Don Lindsay Archive
BBC

26 komentar:

  1. untuk masalah Evolusi ilmiah atau bukan, mungkin anda sebaiknya membaca ini

    http://www.ridgenet.net/~do_while/sage/v3i6f.htm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayam ama telur duluan mana lur ane mSih puyeng huhuhu

      Hapus
  2. Aku sudah baca tulisan dari link yang anda sodorkan, dan langsung terpaku ke topik yang justru sudah kubahas.

    Emergence by naturalistic processes of the universe from disordered matter and emergence of life from nonlife;

    Sejak kapan teori evolusi bicara soal penciptaan alam semesta dari ektidakteraturan, atau soal pembentukan makhluk hidup dari benda mati? Itu sudah di luar bahasan teori evolusi. Teori evolusi bicara tentang asal mula keanekaragaman makhluk hidup, bukan bicara asal kehidupan :)

    BalasHapus
  3. Ada baiknya anda buka kembali buka pelajaran sma tentang evolusi, tampaknya anda harus bijak untuk mengakui bahwa asal-usul kehidupan merupakan bahasan yang tak terpisahkan dari evolusi...

    BalasHapus
  4. Kenapa malah balik ke pelajaran SMA, sementara sudah ada sumber yang lebih kompeten soal teori evolusi? Teori evolusi dan teori abiogenesis adalah dua teori terpisah, keduanya bisa jadi berhubungan. tapi mendefinisikan teori evolusi sebagai teori yang membahas asal-mula kehidupan adalah satu lelucon bagi orang yang hendak membantah teori ilmiah.

    BalasHapus
  5. @M Isron W
    Bisa buktikan kalau itu bukan teori ilmiah?
    Jika bisa, maka cabang biologi evolusioner akan runtuh, dan itu prestasi luar baisa :)

    BalasHapus
  6. Anda mungkin tidak mengerti atau tutup mata maksud dari HY, atau sengaja memisahkan Teori Evolusi dan Teri Abiogenesis agar kelemahan Teori Evolusi tertutupi?. pertanyaan akan timbul, bagaimana terbentuknya mahluk yang beraneka ragam ini jika tidak ada mahluk awalnya? jadi menurut Teori Evolusi mahluk pertama itu seperti apa?, bagaimana terbentuknya?, bukan hanya membicarakan mahluk yang sudah ada lalu berevolusi jadi ini dan itu...

    bukankah aneh jika kita selalu membahas perubahan suatu mahluk tetapi tidak mau membahas dari/bagaimana awal terbentuknya mahluk itu pertama kali?

    jangan lari dari inti pertanyaan, dan pertanyaan seperti bisa saja muncul dari kalangan saintis, dan seorang saintis juga harus menjawabnya dengan sportif, bukan mengalihkan/ mengkambing hitamkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tutup mata? Bukannya anda yang tutup mata?
      Teori evolusi adalah teori yang menjelaskan asal keanekaragaman makhluk hidup. Kenapa teori ini harus menjelaskan asal kehidupan, yang jadi bahasan teori lain? Gak sekalian entar teori evolusi mesti bahas soal abgaimana terbentuknya bumi, atau sekalian terbentuknya alam semesta? :p

      Hapus
    2. Oke deh, kalau begitu mungkin pertanyaannya yang perlu diubah. Sekarang saya tanya anda sebagai seorang saintis, bukan seorang evolusionis (dari coment2 yg saya amati anda itu sudah memproklamasikan diri sebagai saintis handal soalnya) hehe
      Menurut anda yang seorang saintist, bagaimana asal mula pertama kali mahkluk hidup pertama itu ada?
      Jangan berkelit.. anda tdk bisa bicara masalah teori evolusi sebelum anda mengkaji teori yang membahas bahannya bukan? bahasa halusnya Bagaimana bisa orang itu bicara tata cara bikin roti, sedangkan terigu aja dia ga faham. hehehe

      Hapus
    3. Pi-One gak pernah memproklamirkan diri sebagai ilmuwan handal.

      Asal kehidupan? jawaban ilmiah untuk pertanyaan ini adalah proses abiogenesis modern atau panspermia.

      Seorang ahli roti tak punya kewajiban bisa bikin terigu dari gandum. Begitu pula bahasan soal evolusi tak wajib membahas asal kehidupan. Jika karena terkait lantas harus dijelaskan, maka entar harus bahas asal pembentukan bumi, asal pembentukan matahari, asal pembentukan tata surya, asal terjadinya cuaca di bumi, asal air laut di bumi, asal besi, asal alam semesta dst.

      Karena itulah tiap bidang sains dan tiap teori memiliki batasannya masing-masing, agar tak tumpang tindih.

      Hapus
  7. Evolusi Sangat Mustahil terjadi, bxak fakta yg membuktikanxa. Contohnya ada beberapa hewan yang dari beberapa ribu tahun tidak mengalami perubahan. Bkankah bberapa ribu tahun kondisinxa berbda dgn skrg? Tz dari sekian bxak fosil, tdak ad fosil masa peralihan ke perubhan koMpleks yg di tmukan. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. 'Cuma' beberapa ribu tahun, dan sudah diklaim gak ada evolusi? Sedang beberapa puluh ribu tahun untuk manusia baru menghasilkan sekian ras. Beberapa belas ribu tahun menghasilkan sub-spesies baru serigala, yakni anjing.

      Dan masih klaim tak ada fosil peralihan? Apakah kreasionis tak pernah baca artikel ilmiah penemuan fosil baru? Fosil moyang bersama kodok-salamander, atau fosil kura-kura tertua yang menungkap bagaimana cangkang mereka terbentuk? Atau mereka cuma tertarik baca artikel yang sudah direkayasa oleh kreasionis?

      Hapus
    2. Bagaimana anda menjelaskan tentang ledakan zaman kambrium????

      Hapus
    3. Jika teori Darwin benar seharusx ditemukan banyak sekali hewan2 peralihan dari setiap peralihan species dimana bumi ini. Tapi kenapa sampai sekarang tidak pernah ada penemuan hewan peralihan untuk setiap peralihan species yang seharusx dalam Jumlah yang masive....Bagaimana anda menjelaskan tentang Hal ini ????

      Hapus
    4. Jangan mempermalukan diri sendiri dengan membuat penulisan yg tidak berdasarkan fakta ilmiah...disaat banyak ilmuwan yang mulai mempertanyakan kebenaran teori yang sesungguhnya telah gugur secara ilmiah....hanya orang2 yang merasa nenek moyangnya adalah seekor kera yg tetap mempertahankan teori ini....tp apakah benar mereka mengakui kl mereka keturunan kera????

      Hapus
    5. Ledakan kambrium? Sudah dijelaskan di alah satu post di sini.

      Dan fosil peralihan? ya, ada cukup banyak fosil peralihan. Tentu saja hal ini tidak bisa diterima kreasionis, yang misalnya untuk fosil manusia purba mereka cuma punya dua kriteria: kea dan manusia modern :)

      Atau jika anda mengharap setiap makhlouk peralihan harus ditemukan fosilnya, maka anda sedang mengigau. Pembentukan fosil tidak semudah itu, karena mayoritas makhluk yang mati tidak berubah jadi fosil.

      Dan mempermalukan diri? Bukannya itu mestinya untuk anda? Anda bilagn banyak ilmuwan mempertanyakan teori evolusi? Apalagi mengklaim teori evolusi telah gugur? Itu namanya anda menulis kata idiot di dahi anda.

      FYI, sampai sekarang pun dalam taksonomi, manusia masih termasuk keluarga kera besar. Dan taksonomi tak cuma dipakai teori evolusi, tapi biologi secara keseluruhan. Selamat, anda pun adalah kera besar :)

      Hapus
    6. Pada zaman kambrium banyak hewan yang muncul secara tiba2 terutama hewan kompleks tak bertulang belakang seperti lili laut, trilobita, siput, cacing, ubur2, bunga karang, bintang laut, udang-udangan dll….mereka muncul tanpa ada makhluk hidup lain yang mendahuluinya (nenek moyang)…padahal itu sudah ratusan juta tahun yang lalu…hingga saat ini hewan2 tersebut masih ada dan tidak pernah berubah dengan fosil yg ditemukan pada zaman kambrium tadi ….hal ini sudah diakui oleh ilmuwan evolusionis (KECUALI ANDA). Pakar zoology oxford, Richard dawkins yg merupakan salah seorang evolusionis mengakui dan menyatakan bahwa :
      “mereka (spesies yang muncul pada zaman kambrium seakan-akan ditempatkan begitu saja tanpa melalui sejarah evolusi (tidak ada nenek moyangnya)”

      Anda tidak konsisten dengan pernyataan sebelumnya, yaitu :
      “Cuma” beberapa ribu tahun, dan sudah diklaim ga ada evolusi sedang beberapa puluh ribu ribu tahun untuk manusia baru menghasilkan sekian ras. Beberapa belas ribu tahun menghasilkan sub spesies baru serigala yaitu anjing”
      Ledakan kambrium salah satu yg membuat evolusionis tidak dapat memberikan jawaban dan bukti limiah kebenaran teorinya…
      Hewan peralihan adalah masalah mendasar para evolusionis dalam mencari mata rantai yang hilang dalam mengungkap silsilah (asal usul) makhluk hidup dari awal sampai muncul keragaman makhluk seperti saat ini.
      Kalau anda bisa membuktikannya coba buatlah urut-urutan (asal-usul) makhluk hidup yang disertai dengan makluk peralihannya dari awal hingga munculnya keragaman makhluk hidup seperti saat ini.
      Sering2lah mengupdate ilmu pengetahuan…sudah ratusan juta spesimen dari fosil-fosil yang ditemukan untuk mencari tahu kebenaran teori gagal anda…tapi sampai sekarang mereka belum menemukan mata rantai yang hilang untuk mendukung teori evolusi…
      Saat ini merupakan masa jutaan tahun bagi jutaan tahun lalu…seandainya anda sulit dan tidak mampu membuktikan fossil makhluk peralihan dalam jumlah yang banyak untuk tiap spesies….setidaknya buktikanlah bahwa saat ini ada makhluk hidup peralihan yang masih ada dibumi ini…
      Pengelompokan manusia dalam keluarga kera besar itu hanya “sisipan” evolusionis dalam ilmu biologi yang dipaksakan TANPA BUKTI YANG NYATA dan terkesan dikait2kan atau dihubung hubungkan…sampai sekarang tidak ada bukti makhluk peralihan yang masih hidup dari kera ke manusia….
      ATAU JANGAN2 ANDA ADALAH SALAH SATU BENTUK PERALIHAN DARI KERA KE MANUSIA (TUBUH BERBULU, SUKA GELANTUNGAN DIPOHON, PUNYA EKOR, SUKA MAKAN PISANG) TAPI KEBETULAN OTAK ANDA SUDAK BEREVOLUSI DAN PUNYA AKAL UNTUK BERPIKIR DAN MEMBUAT BLOG TENTANG TEORI GAGAL EVOLUSI…SORRY BRO, ARWAH KAKEK DAN NENEK ANDA PASTI AKAN SANGAT SEDIH KALAU TAHU KETURUNANNYA TIDAK MAU MENGAKUI LELUHUR MANUSIANYA TETAPI MALAH MENGAKUI KERA SEBAGAI BUYUT MOYANGNYA…KEBANYAKAN NONTON PLANET OF APES SIH…MAKANYA CARA BERPIKIRNYA JADI APES…

      Hapus
    7. Coba sebutkan satu saja SPESIES yang benar-benar sama, yang ada sejak zaman kambrium dan masih ada di zaman sekarang. Atau anda mau sebut cacing, padahal yang diminta adalah spesies?

      Dan sekali lagi, ledakan kambrium pun beda lapisannya minimal adalah 5 juta tahun, itu berarti 'tidak serempak'.


      Sebelum zaman kambrium, umumnya makhluk hidup itu adalah hewan lunak yang belum memiliki tulang atau cangkang keras, ini yang membuat mereka sulit jadi fosil. tapi temuan fosil prekambrium menunjukkan bahwa makhluk yang jadi moyang mereka sudah ada sebelumnya, bukannya mereka langsung nongol dalam kondisi komleks.

      Dan anda cukup tolol untuk bicara soal 'mata rantai', karena evolusi tidaklah linear dan berantai seperti mata rantai, maka tidak ada 'mata rantai' dalam evolusi. Missing link adalah istilah salah kaprah yang masih dipakai kreasionis.

      Hapus
    8. ITU PENDAPAT HOAX ANDA MAS PENJUAL OBAT.....

      PENDAPAT ILMUWAN LAIN LAGI :

      Di antara ledakan fosil yang tidak sejalan dengan Teori Evolusi ini adalah kemunculan sebagian besar kelompok utama makhluk hidup kompleks yang terdapat pada rekaman fosil selama masa Kambrium, yang dikenal sebagai Ledakan Kambrium. Peristiwa ini adalah kemunculan tiba-tiba makhluk hidup, tanpa sejarah evolusi rekaan Darwin, yang terjadi sekitar 542 juta tahun lalu.Setelah evolusionis dibuat bingung dengan Ledakan Kambrium, kini muncul ledakan lagi yang tidak sesuai dengan pernyataan teori Darwin: Ledakan Avalon. Temuan ini, yang diterbitkan jurnal ilmiah terkemuka Science, 4 Januari 2008 oleh Shen, Dong, Xiao, and Kowalewski asal Department of Geosciences, Virginia Polytechnic Institute and State University, Blacksburg, USA, mengenali adanya kemunculan tiba-tiba beragam makhluk hidup sekitar 33 juta tahun lebih muda dari Ledakan Kambrium. Tidak hanya itu, beragam kehidupan ini sama sekali berbeda dengan yang ada pada Ledakan Kambrium, dengan kata lain, tidak ada kaitan evolusi antara keduanya.

      BAGAIMANA BISA PENDAPAT HOAX DARI PENJUAL OBAT SEPERTI ANDA BISA MEMBANTAH PENDAPAT ILMUWAN!!!!

      MALAH MEMBUAT BLOG HOAX DARI SEBUAH TEORI HOAX

      KATA2 YG TEPAT BUAT ANDA ADALAH
      MEMALUKAN!!!!
      MENYEDIHKAN!!!

      Hapus
    9. kreasionis memang sukanya sama artikel yang sudah dipelintir ya?

      Ledakan kambrium maupun ledakan Avalon adalah percepatan evolusi dalam jangka waktu relatif singkat (bahakn jutaan tahun pun bisa dianggap singkat jika bicara evolusi, tapi jelas bukan sekejab), bukan kemunculan makhluk hidup secara tiba-tiba tanpa pendahulu.

      Dan sains menerima bahwa ada berbakali-kali peristiwa percepatan seperti ini terjadi dalam jangka waktu kehidupan di dunia. Tidak ada satupun ilmuwan yang akan bilang ledakan-ledakan tersebut adalah 'kemunculan tiba-tiba makhluk hidup dalam wujud mereka'

      kata-kata yang cocok buat anda adalah:
      keracunan propaganda :)

      Hapus
  8. 1. Penemuan fossil Tengkorak serigala berumur 9,5 juta tahun (zaman miosen) di China masih sama dengan untuk Tengkorak serigala modern. Bagaimana anda menjelaskan tentang Hal ini????

    2. Penemuan fossil Kodak berumur 12 juta tahun (zaman miosen) berumur 11,5cm x 18cm Di daerah bohemia barat daya, republik ceska memiliki bentuk yang sama dengan kodok pada saat ini. Bagaimana anda menjelaskan tentang Hal ini???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dalam hal apa?

      Pertama, tidak ada ketentuan bahwa setelah jutaan tahun, satu makhluk harus berbeda drastis dengan moyangnya. Selama masih adaptif, satu makhluk bisa saja mempertahankan sebagian besar sifat dan ciri moyangnya.

      Kedua, perbedaan tidak harus tampak secara fisik, atau anda akan mempermalukan diri sebagaimana Harun Yahya, yang mengklaim bahwa belut tak berubah selama jutaan tahun, tapi membandingkan fosil sesuatu yang dia klaim belut dengan gambar ular laut. Evolusi adalah perubahan pada gene pool makhluk hidup. Perubahan pada gene tidak selalu terekspresikan secara menyolok dalam bentuk fisik.

      Dan jika bicara fosil kodok, kok anda cuma bawa fosil kodok berusia belasan juta tahun? Catatan fosil kodok bisa dibawa ke fosil kodok purba yang punya ruas tulang berbeda dengan kodok modern, termasuk adanya tulang ekor yang lebih panjang dari kodok modern, juga belum merupakan hewan pelompat. Dan bahkan bisa dilacak lebih tua lagi ke Frogamander, moyang bersama dari kodok dan salamander.

      Hapus
  9. Asa Teu Penting !! asa teu kudu !!
    Omong Kosong Belaka!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terguncang? Turut berduka cita :)

      Hapus